Pagi ini seorang teman menanyakan operator mancing di Raja Ampat untuk tamunya. Kemudian teman yang lain bertanya bukankah di raja ampat daerah konservasi dan dilarang memancing. Hal ini diiyakan oleh teman yang pertama. Beliau juga mengeluh bahwa tamu yang akan kesana itu adalah pemancing lama yang masih
old school banget."Buat dia mancing itu ya naikin ikan. Gak ada tuh yang namanya release, berapa sih yang diambil pemancing dibanding garong pukat,
excuse-nya selalu begitu..." keluh teman yang pertama.
Effek tayangan mancing yang dishoot pada lokasi-lokasi konservasi membuat orang-orang berduit namun "tidak memiliki otak" dengan mudahnya merusak daerah konservasi tersebut.
Rusaknya terumbu karang bukan hanya akibat ikan-ikannya diambil, tapi juga karena gesekan atau ketiban jangkar (ini yang fatal dan sering), polusi (oli, bensin bocor, sampah) dll. Terumbu karang yang butuh puluhan hingga ratusan tahun, akan rusak dalam sekejab. Apalagi semakin banyaknya orang-orang berduit namun "tak punya otak" yang terinspirasi oleh tayangan-tayangan mancing yang diambil pada daerah-daerah konservasi.
Semoga tulisan ini bisa menyadarkan pihak2 yang berkepentingan terhadap pelestarian lingkungan untuk meredam napsu yang dapat merusak lingkungan.
#lirik_rumah_produksi_tayangan_mancing
Indonesia
Fishing Tackle Exhibition 2014 kembali digelar mulai tanggal 09 hingga 11 Mei 2014 yang berlokasi di Mall Pluit Junction. Sahabat
mancing yang ingin melengkapi peralatan mancingnya jangan lupa mampir, karena banyak hadiahnya, ada gamenya, diikuti toko-toko pancing terkemuka.
 |
| INDONESIA FISHING TACKLE EXHIBITION 2014 |
 |
| Di latarbelakang terlihat peserta Indonesia Fishing Tackle Exhibition 2014 |
 |
| Pengunjung Indonesia Fishing Tackle Exhibition 2014 sedang berpatisipasi dalam game yang diselenggarakan panitia |
Sumber: FB Pengurus Pusat Formasi
Pertumbuhan olahraga mancing ditanah air belakangan ini terlihat sangat pesat. Beberapa stasiun TV swasta rutin menayangkan tayangan tentang mancing tiap minggunya. Majalah dan tabloid bertema mancing pun banyak bermunculan. Sementara itu di dunia maya bermunculan forum-forum, group-group facebook serta blog-blog tentang mancing (termasuk blog
mancinggembira ini hehehe). Hal ini seharusnya dapat memberi edukasi kepada masyarakat tentang olahraga mancing dan keseimbangan alam.
Penulis tidak memungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi membawa dampak positif dan negatif bagi masyarakat dan lingkungan. Disatu sisi teknologi informasi membatu para pemancing untuk saling mengenal dan berbagi teknik mancing serta penjualan alat pancing. Namun disisi lain kemajuan teknologi informasi membawa dampak buruk bagi ekosistem.
Penulis merasa sedih melihat tayangan-tayangan mancing di TV swasta tanah air yang hanya mengedepankan hasil tangkapan bukan passion dari olahraga mancing ini yang ramah dengan alam. Sangat berbeda dengan film-film mancing produksi mancanegara yang kerap memperlihatkan selain proses fight dengan ikan juga CnR (Catch and Release) juga cara menghandle ikan tangkapan dengan baik. Selain itu kalau kita perhatikan di group-group mancing yang ada di facebook, atau tulisan-tulisan tentang mancing yang ada di forum-forum maupun di blog-blog (termasuk
blog ini hehehe), banyak menayangkan foto-foto hasil tangkapan yang dijejer sedemikian rupa seperti dipelelangan ikan. Kadang saya bertanya ini foto pemancing atau nelayan yah?
Beberapa hari lalu ada seorang teman memposting liputan mancing. Lalu timbul pertanyaan dimana sisi edukasi dari tayangan ini? Tidak ada proses CnR, cara menghandle ikan pun kasar. Sebagai media edukasi tayangan ini pasti akan menjadi referensi bagi masyarakat luas bahwa mancing itu sebatas itu, tidak perlu memikirkan keseimbangan ekosistem. Sekian juta pemancing pemula dan senior menonton tayangan ini pasti galau untuk segera melampiaskan hasratnya untuk segera memancing seperti pada tayangan tersebut. Pada akhirnya pelan-pelan dan pasti species ikan asli Indonesia akan punah dari sungai-sungai tanah air, mungkin anak cucu kita tidak akan bisa menikmati mancing disungai lagi dan mereka hanya mengenal species ikan-ikan tersebut dari film dan gambar saja.
Akhir kata, jika anda pemancing, jadilah pemancing sejati yang mancing bukan karena urusan perut, jangan jadi nelayan yang mancing karena urusan perut.

Mungkin ini yang menjadi pertanyaan besar bagi kita yang hobby
mancing. Ternyata Styssy bekerja sama dengan pembuat jam merek Luminox serta Megabass sebagai perusahaan pembuat
alat2 pancing rencananya akan melakukan launcing Stussy x LUMINOX x Megabass – Limited Edition Box Set. Produk ini hanya diproduksi terbatas sebanyak 1000 buah saja.
Megabass dalam hal ini akan mengeluarkan
XPOD Jr nya yang merupakan varian terbaru dari
Megabass XPOD. XPOD Jr ini memiliki panjang 90.5 mm saja. Rencana launching produk ini adalah pertengahan bulan Agustus 2011 ini.
Rekan mancing berminat?

Mancing baronang memang sangat mengasikan. Ketika rahang bawahnya terkena kail garong kita, ikan baronang akan fight sekuat tenaga. Hal ini menyebabkan joran tegek yang kita gunakan melengkung dengan indahnya ditarik oleh tenaga ikan ini.
Namun ada kalanya mancing tidak sesuai harapan kita. Ketika banyak ikan baronang berkeliaran dispot kita tetapi ikan-ikan tersebut tak bernapsu menyentuh umpan (nasi) kita. Terlebih lagi ketika kita chumming pake nasi mereka malah lebih lahap makan nasi yang kita tabur ketimbang menyentuh nasi dikail garong kita.
Zaenal Evon salah satu suhu mancing baronang yang bermukim di Rawabelong mengungkapkan salah satu
teknik rahasianya dalam menghadapi ikan baronang yang menjengkelkan seperti ini. Beliau menyarankan menggunakan kail garong untuk mancing lobang ikan mujaer (lihat gambar) serta joran tegek yang hard action.
Rangkaiannya menggunakan kenur 20 lbs tanpa pelampung.
Caranya kail garong ditenggelamkan dispot terbaik kemudian lakukan cumming tepat diatas pancing tersebut sehingga ikan-ikan baronang dan saudara-saudaranya ngumpul disana. Lakukan gentak ketika ikan-ikan tersebut sedang menikmati nasi yang ditebar tepat diatas kail tersebut dan strike....
Selamat mencoba.

Rekan mancing sekalian, dalam rangka menyambut bulan Ramadhan (puasa), milis Mancing Ikan Mas mengundang anda untuk berpartisipasi dalam acara Mancing Bersama sekalian bersilahturahmi. Rencananya acara
Mancing Bersama ini akan diadakan:
Bagi rekan mancing yang ingin berpartisipasi bisa menghubungi Mang Uci (HP: 0817 9984 666, Email: mustikajs@yahoo.co.id)
- Tanggal: Tentative 23 or 30 July 2011
- Pukul: 09.00 WIB s/d 16.00 WIB
- Tempat: Pemancingan “ITA”, Jl. Rawa Binong - Pd Gede. Jak-Tim
- Biaya pendaftaran: Rp. 200,000/lapak/2joran + Makan Siang
- Pendaftaran dibuka hingga tanggal 21/7/2011.
- Pembayaran: BCA: 786 0494 040 a/n, Mustika J Sanusi
Hadiah yang disediakan panitia:
- Juara 1 dari babon terberat ke 1 Rp. 800,000,-
- Juara 2 dari babon terberat ke 2 Rp. 700,000,-
- Juara 3 dari babon terberat ke 3 Rp. 600,000,-
- Juara Total Barat + Timur @ Rp. 250,000,- = Rp. 500,000,-
- Juara ikan terkecil Rp. 150.000,- utk 1 orang
- Door Price berupa alat-alat pancing dari Sponsor
Tunggu apalagi? buruan daftar tempat terbatas loh.

Seorang teman mancing yang sudah berumur, mengeluh kepada kami teman-teman mancingnya. Beliau belakangan ini malas mancing karena lokasi kediamannya ke tempat mancing favoritnya, jaraknya lumayan jauh. Teman yang lain mengusulkan agar si Bapak ini menjual rumah yang sekarang beliau tempati dan membeli rumah disekitar lokasi mancing favoritnya agar hobby mancingnya bisa tetap tersalurkan.
Setelah kejadian itu rekan kami ini tidak muncul 2 minggu dipemancingan favoritnya. Minggu berikutnya ketika beliau mancing lagi dipemancingan favorit kami. Beliau bercerita bahwa rumah lamanya sudah dijual dan sekarang beliau menempati rumah baru yang letaknya dekat sekali dengan lokasi mancing favorit kami. Beliau tidak perlu lagi berangkat subuh-subuh dan menempuh perjalanan yang begitu jauh demi menyalurkan hobbinya.
Kami sempat tercengang, wow..., yang membuat heran kok cepat sekali laku dan mudah sekali beliau mencari rumah baru didekat lokasi mancing favoritnya. Salah seorang dari kami bertanya kepada beliau bagaimana bisa secepat itu menjual dan menemukan rumah idaman yang dekat dengan lokasi mancing favoritnya. Sambil senyam-senyum beliau menjelaskan bahwa menjual dan mencari rumah baru dari fasilitas internet, salah satunya adalah Kolom Rumah, sambil memperlihatkan email dari seorang kawannya di blackberrynya yang isinya:
Saya bekerja di dunia developer sudah lumayan lama. Dulu saya hanya mengandalkan metode dari mulut ke mulut atau ikut pameran properti untuk memasarkan rumah yang saya jual. Tapi hasilnya tidak sebagus seperti sekarang semenjak saya mengenal kolom rumah ini. Pertama kali saya mengenal kolomrumah.com ini adalah dari adik saya, dia suka sekali bermain internet dan akhirnya menyuruh saya untuk mempromosikan properti saya lewat media ini. Di sini tak hanya ada info tentang rumah dijual tapi juga ada info tentang properti lainnya. Dan tak disangka-sangka hasil promosi iklan rumah saya di kolom rumah ini cukup lumayan memuaskan. Saya tidak perlu capek-capek lagi untuk promosi dari mulut ke mulut. Cukup pasang iklan di sini dan orang-orang akan menelpon Anda untuk menanyakan produk properti Anda dan tugas Anda hanya menjawab pertanyaan mereka saja. Gampang bukan? Anda tidak perlu lagi menelpon orang-orang untuk menawarkan produk Anda karena mereka yang menelpon kita, jadi kita bisa menghemat pulsa kita. Yang lebih hebat lagi, beriklan di kolom rumah ini gratis tidak perlu membayar sama sekali. Untuk bisa beriklan gratis kita cukup mendaftar sebagai member. Cara daftarnya mudah, gratis dan tanpa perlu menyertakan dokumen apapun. Kita hanya perlu mengisikan data kita yang valid dan benar. Setelah kita mendapat username dan password, kita bisa login di kolomrumah.com ini dan bisa mulai untuk memasang iklan kita di sini. Proses pemasangan iklan juga mudah dan tidak memakan banyak waktu karena didukung akses loading yang lumayan cepat sehingga tidak menghambat kerja kita. Tidak ada batasan berapa iklan yang harus input dalam sehari. Kita bebas mau pasang iklan berapa pun yang kita mau setiap harinya. Benar-benar sangat menguntungkan bagi saya. Puji Tuhan sekarang bisnis properti saya semakin lancar berkat bantuan dari kolom rumah ini. Terima kasih kolom rumah. Dan bagi Anda yang mencari info tentang rumah dijual, di sinilah tempat yang tepat bagi Anda.
Ow jadi menggunakan fasilitas di Kolom Rumah. Wah ternyata menarik juga, sampai rumah aku berfikir ingin jual rumah yang sekarang dan cari rumah lain yang tanahnya luas agar bisa bikin kolam pemancingan hahaha...
Mancing baronang dengan teknik garong telah berhasil membuat beberapa pemancing yang biasa mancing dengan teknik lain berpindah agama menjadi penganut mancing baronang dengan tegek dan kail garong yang fanatik. Untuk mengenal lebih jauh mengenai teknik ini ada baiknya kita mengetahui mengenai jenis-jenis kail garong serta plus minusnya. Berikut ini tulisan Mr Ichang, salah satu suhu mancing garong yang juga pengurus RAFAC.
Jenis Pancing atau Kail Garong Berikut Kelebihan & Kekurangannya :
1. Model Lurus/Biasa (Tipe : O’Shaughnessy, Sode, Maru-Sode dll)
Kelebihan:
- Lebih mudah hook up karena mata pancing langsung mengarah keatas
Kekurangan:
- Lebih mudah lepas (mocel) saat fight/ikan diangkat karena mata pancing tidak “mengunci” didalam daging
2. Model Lengkung/Kuku Macan (Tipe : Iseama, Chinu, Beak, Limerick dll)
Kelebihan:

- Lebih sulit lepas (mocel) saat fight/ikan diangkat karena mata pancing “mengunci” didalam daging (seperti model mata pancing “circle hook” yang digunakan untuk memancing ikan pelagis dengan teknik ngoncer dll)
Kekurangan
- Lebih sulit hook up karena mata pancing mengarah kedalam
3. Model Nekuk/Tekuk Dalam (Tipe : Maru Seigo, dll)
Kelebihan:- Diantara model lurus/biasa dan lengkung/kuku macan
- Lebih mudah hook up dibanding model lengkung/kuku macan
Kekurangan:
- Lebih sulit mocel dibanding model lurus/biasa
Jenis Material/Bahan Pembuat Pancing Garong :
1. Bahan Nickel/Biasa (putih/abu-abu)
Kelebihan:
- Paling mudah disolder, hampir tidak perlu menggunakan pasta solder/cairan pelarut
Kekurangan
- Mudah berkarat
- Kurang kuat, pancing bisa bengkang/lurus jika di”hajar” ikan baronang besar
2. Bahan Carbon (putih/hitam)
Kelebihan:

- Kuat, jika tidak dapat menahan kekuatan ikan cenderung langsung patah tidak bengkang
- Tidak mudah berkarat
Kekurangan:
- Agak sulit disolder, biasanya harus diolesi pasta solder/cairan pelarut agar lapisan carbon-nya cepat lepas & bisa disolder dengan baik
3. Bahan Baja/Stainless Steel
Kelebihan:

- Bahan paling kuat, jarang patah/bengkang jika di”hajar” ikan baronang besar
- Tidak mudah berkarat
Kekurangan:
- Paling sulit disolder, harus menggunakan pasta solder/cairan pelarut serta panas solder yang baik & merata agar timah solder dapat menempel dengan sempurna di semua titik/sudut yang ada
4. Bahan Lain (Black Nickel/BN, Emas/Gold, Merah dll)
Kelebihan:
- Jika ukuran bahan/material tebal, kelebihan hanya pada kekuatan ketebalan bahannya
Kekurangan:
- Cukup sulit disolder, harus menggunakan pasta solder/cairan pelarut agar timah solder dapat menempel dengan sempurna
- Cenderung lebih mudah berkarat
- Warna mencolok cenderung menakuti ikan
Sumber: Kamifc dikutip atas ijin Mas Ichang

Sehubungan dengan bencana alam yang menimpa Indonesia berturut-turut mulai dari Banjir Bandang yang memakan korban hingga ratusan jiwa di Wasior Papua, kemudian Tsunami yang memakan korban tidak kalah banyaknya di Pulau Mentawai Sumatra Barat, hingga meletusnya gunung Merapi yang memakan korban puluhan jiwa serta ribuan jiwa lainnya harus mengungsi dan kehilangan ternak serta harta benda di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Magelang. Hal ini menggerakan hati banyak pihak untuk mengadakan aksi solidaritas dan bahu-membahu membantu meringankan penderitaan para korban.
Salah seorang yang terpanggil untuk membantu para korban yaitu Bapak Adhek Amerta dari bali. Nama ini sudah tidak asing lagi bagi para pemancing tanah air maupun mancanegara. Beliau terkenal sebagai pengerajin Lure jenis Popper dan sejenisnya. Beliau mempersembahkan hasil popper hasil karyanya untuk meringankan penderitaan sesama yang terkena bencana di Waisor, Mentawai dan Merapi. Wira Liu, salah seorang rekan kami, dipercaya oleh Bapak Adhek untuk mengkoordinir penjualan Poppernya untuk menggalang dana bagi korban bencana.
Berikut ini petikan email dari Bapak Wira Liu.
Salam mancing,
Kepada para moderator milis dan Fishy Forum saya mohon ijin untuk memakai sedikit space di Milis dan forum ini.
Teman-teman semua, seperti yang kita ketahui bahwa akhir-akhir ini negara kita kerap dilanda bencana, mulai dari banjir bandang Wasior, Gempa Mentawai dan saat ini sedang hangat dengan bencana gunung Merapi yang sedang meletus, tentunya hal ini membawa duka dan penderitaan kepada suadara-saudara kita para korban bencana ini.
Dan untuk kedua kalinya Bp. Adhek Amerta dari bali berinisiatif untuk menyumbangkan 60 buah poppernya untuk saya jual dan seperti kegiatan terdahulu dana hasil penjualan akan disumbangkan seluruhnya untuk korban bencana ini, semoga bisa sedikit meringan penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana ini.
Semoga teman-teman semua berkenan dengan kegiatan yang kami selengarakan ini, dan mohon dukungan-nya.
Berikut ini adalah terms & conditions penjualan "Popper for Charity 2010":
1. Harga : RP. 120.000,- perbuah. *)
2. Harga sudah termasuk ongkos kirim (ditanggung oleh pak Adhek).
3. Pemesanan lewat email ke wira-liu@centrin.net.id. Silahkan mencantumkan nomor Popper yang ingin anda pesan di list yang saya sertakan dalam email/posting ini tertera nomor setiap popper.
4. Pemesanan hanya dilayani lewat email ini (wira-liu@centrin.net.id), telpon, SMS, Lisan dll tidak akan dilayani.
5. Pesanan menerapkan sistim FIRST COME FIRST SERVE (menurut urutan email yang masuk ke mailbox).
6.Jumlah pembelian untuk setiap org/kepala adalah maksimal 10 buah popper.
7. Pemesanan dianggap sah apabila sudah melakukan pembayaran harga popper, pembayaran paling lambat 7 hari setelah pemesanan, apabila setelah 7 hari tidak ada pembayaran maka popper yang sudah dipesan akan dijual lagi kepada peminat lain.
8. Setiap pemesan akan dikirimkan konfirmasi dari kami secepatnya tentang ketersedian barang yang dipesan, serta no rekening bank untuk pembayaran .
9. Dilarang untuk memperjualbelikan lagi popper edisi khusus ini.
10. Pengiriman akan diakukan secepat-nya setelah pembayaran popper + ongkos kirim, saat ini barang sudah siap, jadi kemungkinan pengiriman akan dilakukan dalam 1~2 hari (maksimal 7 dalam kondisi libur atau keadaan yang tidak memungkinkan/tidak terduga) setelah ongkos2 di atas lunas.
Di bawah ini adalah daftar Tipe dan stock popper yang tersedia (sekali lagi FIRST COME FIRST SERVE).
Sebelumnya Kami ucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan support dari rekan pemancing semuanya.
Salam
Wira
*) sudah termasuk ongkos kirim
Berikut ini adalah popper yang dimaksud:







Alor, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu
surga mancing di timur Indonesia untuk target ikan-ikan berukuran jumbo. Salah satu tempat terbaik untuk mengetest piranti pancing kelas berat. Beberapa hari lalu teman kami Wiwied yang merupakan operator Fishing Guide di alor yang bernama Taka Adventure memberikan oleh-oleh kepada kami berupa video Mancing Big Dog Tuna dan Double Hookup Ruby.
Menurut Wiwied, strike terjadi saat subuh (sekitar 5:30), ketika pemancing lain dikapalnya masih terlelap, tarikannya sangat dahsyat. Tackle yang digunakan:
- Rod: Maguro Extreme Jigger PE6
- Reel: Okuma Salina SA80
- Line:300m PE6 Maguro Azayaka braid
- Jig: 350gr JM Rocket copy metal jig from Virus Bali
Big Dog Tuna tersebut tidak sempat ditimbang, namun panjangnya sekitar 180 CM. Bisa dibayangkan kira-kira beratnya seperti apa hahahaha. Komentar salah satu rekan mancing senior:
Ga kebayang, kalo gue yg strike gituan, mending kaga dah... secara sarap dulu dah pernah kecentit...
Menurut Wiwied ikan tersebut terpancing pagi hari, siang harinya diberikan kepada nelayan yang lewat dekat kapal mereka, sore harinya Istri Wiwied melihat ikan tersebut sudah berada di pasar kalabahi. Minggu depannya mereka berhasil menaikan seekor Big Dog Tuna dengan ukuran yang sama besar namun tidak sempat difilmkan.

Spot di Alor yang terkenal dengan sebutan Ruby's Nest, dengan timing yang pas jigging di lokasi ini benar2 spektakuler, berapapun jumlah metaljig yang sampai target selalu strike, rekornya adalah 8 strike sekaligus dengan hasil kusyuuttt...!! (tapi ikan naik semua walaupun braided semua amburadul)
Video berikutnya tentang Doubel Strike in One Jig.

Selamat menikmati dan salam strike.....

Bagi pencinta mancing, lomba atau turnamen mancing ikan sudah biasa. Namun lomba mancing Sidat (orang jakarta menyebutnya Moa, daerah lain mengenalnya dengan Ikan Pelus, sementara nama latinnya:
Anguilla sp) hampir tidak pernah kita dengar. Hal ini dikarenakan belakangan ini sungai-sungai yang merupakan habitat alami sidat sudah rusak akibat pencemaran dan penangkapan ikan tak terkendali dengan jaring, strum dan racun. Tapi jangan salah, ternyata di Yogyakarta ada lomba mancing Sidat. Berikut petikan email dari seorang teman:
Beberapa hari yg lalu saya pulang ke Yogyakarta, sebuah kota yang bagi saya masih tetap istimewa.... Yogya, memang identik dengan banyak hal unik dan sangat menarik baik dari sisi sosial, seni maupun budayanya. Hal ini tercermin jelas dari keseharian masyarakatnya.. Banyak hal unik yang sering kita jumpai di kota ini, salah satunya adalah diselenggarakannya (secara rutin beberapa kali dalam setahun) Lomba Memancing Sidat. Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-82, sebuah kantor DPC salah satu partai menyelenggarakan kegiatan berupa : "Lomba Memancing Sidat".
Ketentuan lomba sbb:
Biaya pendaftaran: Rp.15.000/pesertaTempat pendaftaran: 1.Jl.HOS Cokroaminoto 113Yogyakarta 2.Jl.Purwanggan 3 Pakualaman YogyakartaWaktu Penilaian Hasil: Hari Minggu tgl.31 oktober 2010, maks jam 10.00
Waktu lomba: Mulai hari sabtu jam 18.00 tgl 30 Oktober 2010
Tempat memancing: Sungai, lokasi bebas
Hadiah Lomba :-Juara 1 : Rp.2.000.000
-Juara 2 : Rp.1.500.000-Juara 3 : Rp.1.000.000-Juara 4 : Rp. 500.000-harapan 1 - 10 masing masing Rp.100.000.
Ketentuan lain: Sidat Juara 1 - 4 menjadi hak panitia.Demikian infonya, barangkali ada diantara teman2 milis yang tertarik?Catatan: Hadiah memang selalu diharapkan, tetapi biasanya pemancing sidat di yogya tidak begitu memprioritaskan nilai hadiahnya melainkan lebih senang dengan ajang kompetisinya.Bagaimana tertarik mengikuti lomba mancing sidat?
Salam strike...

Kamifc akan mengadakan turnamen
mancing light tackle khusus tenggiri yang rencananya diadakan di Kepulauan Seribu pada tanggal 6 November 2010. Turnamen ini terbuka bagi anggota Kamifc (Kamikaze Fishing Club) maupun non anggota.
Turnamen mancing ini memperebutkan hadiah berupa uang tunai yang jumlahnya menggiurkan serta piala, piagam, voucher, Rod Jigging dan bon belanja. Untuk mengikuti turnamen ini, para pemancing harus memiliki team berjumlah 5 peserta dan biaya per teamnya dikenakan sebesar Rp. 1,500,000,- dimana jika ada anggota team yang menjadi member Kamifc akan mendapat diskon khusus. Biaya pendaftaran ini belum termasuk sewa kapal di PLTU Bahtera Jaya Ancol yang besarnya berkisar Rp. 2,500,000,- hingga Rp. 2,800,000,- per hari termasuk BBM.
Ikan target dalam turnamen mancing ini adalah ikan tenggiri yang harus dipancing dengan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh panitia dengan menggunakan
light tackle. Sementara untuk ikan jenis billfish, hiu, pari serta ikan-ikan yang dilindungi dilarang untuk dinaikan ke perahu.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Forum Kamifc (http://kamifc.com/showthread.php?t=456), Toko Pancing Sumber Mulia Group (Bursa Pancing Jakarta 021-6918030; Sumber Mulia Fishindo Jakarta 021-6918030; Terminal Pancing Sport Mall Kelapa Gading Jakarta 021-45840850). Sementara pendaftaran untuk turnamen mancing ini sendiri ditutup tanggal 01 November 2010.
Informasi lebih lengkap bisa dilihat di: http://kamifc.com/showthread.php?t=456

Kabar gembira buat penggemar mancing baronang, RAFAC (Rabbitfish Anglers Community) dan Dunia Pancing sebagai salah satu distributor joran tegek high carbon Maguro akan mengadakan turnamen
mancing baronang yang akan diadakan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada tanggal hari sabtu tanggal 24 Juli 2010. Acara ini sendiri diberi nama Maguro Baronang Tournament 2010.
Bagi pemancing baronang yang tertarik untuk berpartisipasi, dapat mendaftarkan diri pada: Dunia Pancing Jl. Prof. Dr. Latumenten, Komp. Sentra Latumenten Blok C-23-24 Jakarta Barat 11460. Atau bisa menghubungi kontak person: Slamet (08151633093), Ichang (081314508844), Tom (081585880810), dan Aris (08158835478).
Turnamen ini diadakan per Team dimana tiap Team terdiri dari 2 peserta. Biaya pendaftaran tiap peserta sendiri dikenakan sebesar Rp 250.000,-. Biaya tersebut sudah termasuk transportasi Muara Angke - Pulau Pari (PP); perahu lomba per Team; konsumsi makan + minum sebanyak 2x; kaos ekslusif peserta lomba dan kapten perahu; name tag lomba.
Turnamen ini akan dilaksanakan mulai pukul 07:00 WIB pagi sampai dengan batas penimbangan akhir pukul 17:00 WIB. Sementara para peserta diharapkan kehadirannya di dermaga Muara Angke sebelum pukul 05:00 karena kapal dari Muara Angke menuju Pulau Pari akan diberangkatkan pada pukul 05:00 WIB dan estimasi kembali dari Pulau Pari mendarat di Muara Angke pukul 22:00 WIB.
Hadiah yang disediakan panitia berupa piala, joran tegek Maguro, voucher belanja, uang tunai (hanya untuk kapten terbaik), serta doorprise menarik lainnya dari Maguro. Bagaimana? Menarik bukan? Segeralah mendaftar karena jumlah peserta dibatasi hingga maksimal 50 Team saja.

Bagi sebagian orang, kegiatan mancing adalah berfokus pada target untuk strike ikan besar sebanyak-banyaknya. Namun akhir-akhir ini berkembang aliran yang sedikit nyeleneh yaitu mancing kuliner, dimana para pelaku kegiatan mancing ini tidak lagi tertarik untuk mencari ikan sebanyak-banyaknya namun lebih berfokus pada bagaimana mendapatkan ikan secukupnya untuk diolah dengan keahlian masak tertentu kemudian dikonsumsi bersama-sama teman-teman mancing di atas kapal.
Umumnya para penggiat mancing kuliner ini adalah para pemancing yang sudah dewasa dalam memancing karena bukan lagi mengejar target ikan dengan quantitas dan kualitas besar, tetapi lebih kepada menikmati trip mancing sambil bersenda gurau dengan rekan-rekannya serta mengekspresikan kemampuannya mengolah ikan hasil pancingan. Mereka benar-benar menikmati trip mancing tersebut tanpa menargetkan hasil pancingan yang muluk-muluk.
Para peserta mancing kuliner ini biasanya tidak membawa peralatan mancing yang rumit dan mahal-mahal. Beberapa orang cukup membekali diri dengan gulungan kenur untuk mancing dengan teknik handline, sementara yang lain ada yang menggunakan joran sederhana untuk teknik dasaran, casting ringan dan jigging ringan dengan inchiku. Tidak lupa mereka melengkapi sabiki untuk mancing tembang. Peralatan dan perlengkapan masak biasanya mendapat porsi paling besar ketimbang
mancing.
Keahlian dan kemampuan mengolah ikan dan bumbu-bumbu serta bahan makanan lain merupakan aktraksi tersendiri diatas kapal. Biasanya beberapa peserta yang bertugas memasak telah mempersiapkan menu apa yang akan dihidangkan, sementara rekan-rekan lain sibuk
mancing untuk mendapatkan ikan yang bisa diolah. Setelah ikan didapatkan, mulailah sang koki dibantu asisten-asistennya memperlihatkan keahlian mengolah ikan tersebut. Hal yang menarik dari kuliner ini, ikan laut yang masih fresh rasanya akan sangat nikmat dibanding ikan yang sudah tidak segar lagi.
Apakah anda tertarik dengan mancing kuliner ini? Tidak ada salahnya didiskusikan dengan rekan-rekan mancing anda mengenai trip mancing kuliner.
Salam strike...
Ket Foto: Upload by Sigit (milis: Mancing-L)

Alor merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibukota Alor berada di Kalabahi. Penduduk Alor berjumlah 150.000 jiwa, sedangkan luasnya adalah 2.864,6 KM2. Kabupaten ini berbentuk kepulauan dan dilintasi jalur pelayaran dagang internasional ke Samudera Pasifik.
Dibalik keindahan alam permukaan dan bawah laut, Alor menyimpan potensi
mancing yang sungguh menakjubkan. Beberapa bulan lalu kami mendapat kabar Wiwied, operator mancing Taka Adventure, tentang keganasan monster laut Alor. Lokasi mancing yang tidak jauh dari daratan membuat Alor menjadi salah satu surga mancing yang potensial di Indonesia. Spot mancing di Alor kebanyakan cocok untuk teknik jigging dan dasaran dengan kedalaman kurang lebih 120 m serta arus yang cukup kuat sehingga pemancing yang ingin mancing disana diharapkan membawa stok jig ukuran 250 g hingga 300 g yang cukup banyak.

Untuk mencapai Alor, rekan-rekan bisa menggunakan pesawat tujuan Kupang dan dari Kupang bisa menggunakan pesawat Merpati atau TransNusa yang melayani rute Kupang - Alor 5 kali seminggu. Jika tertarik untuk menjajal monster Alor sebaiknya persiapkan fisik dan disarankan membawa persediaan jig ukuran 250 g dan 300 g yang banyak. Taka Adventure sebagai salah satu operator mancing disana juga menyiapkan rod serta reel bagi tamu-tamunya.
Foto: dokumentasi sdr Wiwied (Taka Adventure)

Kabupaten Raja Ampat letaknya terpencil di Papua Barat. Kawasan ini menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Wisata bahari Raja Ampat dikenal sebagai salah satu dari 10 wisata
menyelam terbaik di dunia.
Pesona dan kekayaan alam bawah laut, menjadi andalan Kabupaten Raja Ampat menembus persaingan dunia pariwisata di Indonesia dan dunia. Kawasan ini dikenal sebagai pusat sumber daya alam tropis terkaya di dunia.
"Kita ingin memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Wisata bahari Raja Ampat mempunyai potensi dan peluang menjadi yang utama dalam pentas dunia," kata Bupati Raja Ampat Marcus Wanma saat pembukaan Pusat Informasi Wisata Raja Ampat di Jl By Pass Sanur, Denpasar, Kamis (15/4/2010).
Untuk memperkenalkannya ke dunia, Raja Ampat membuka pusat informasi di Bali. Alasannya, Bali sebagai destinasi utama kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.
"Melalui Bali kita memperkenalkan dan mengundang investor dunia ke Raja Ampat," kata Marcus.

Raja Ampat adalah kabupaten baru di Indonesia. Wilayah yang terletak terpencil di Papua Barat ini baru berusia tujuh tahun. Bahkan, infrastrukturnya belum memadai. Untuk mencapai Raja Ampat, wisatawan harus terbang ke Sorong kemudian menyusuri laut sejauh 71 km untuk tiba di Raja Ampat.
Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010. (gds/djo)
Sumber: detik.com, Edited By MG

Mancing cumi memang sungguh mengasikkan, apa lagi jika kita bisa menikmati cumi hasil pancingan kita sendiri yang langsung dibakar, hmmmm yummy. Cumi segar yang dibakar akan terasa lebih manis ketimbang yang sudah tidak segar dan kena es.
Mancing Gembira akhir pekan ini berkesempatan berwisata ke Pulau Condong, Lampung selatan. Kami menyaksikan banyak nelayan memancing cumi dari garis pantai. Kami sempat mewawancarai para nelayan tersebut. Menurut mereka bulan-bulan ini (april) merupakan puncaknya musim cumi. Dengan hanya bermodalkan segulung kenur dan sebuah kapela (jig squid), dari pagi hingga tengah hari bisa mengumpulkan total tangkapan sekitar 3 kilo cumi dengan ukuran yang lumayan besar.
Melihat hasil yang diperoleh para nelayan tersebut, akhirnya kami pun tergoda untuk mengeluarkan joran dan reel serta capela dari dalam tas. Mulailah kami memancing, satu demi satu cumi karang berhasil kami pancing. Kami sangat menikmati saat-saat ketika cumi menerkam capela dan berjuang untuk melepaskan diri dengan menyemburkan tinta hitam dari tubuhnya.

Menurut situs
www.duel.co.jp, saat terbaik untuk mancing cumi adalah bulan April hingga Juni yang merupakan masa berkembang biak cumi. Cumi yang dipancing pada bulan-bulan tersebut biasanya memiliki bobot lebih besar dari pada bulan-bulan lain. Sementara menurut sumber lain, waktu yang tepat untuk mancing cumi ialah pagi hari dan sore hari.
Selamat mancing cumi....

Sail Banda merupakan serangkaian kegiatan bahari yang dilaksanakan tiap tahun di Kepulauan Banda. Kepulauan Banda sendiri merupakan bagian dari Propinsi Maluku atau yang dikenal dengan nama Moluccas Province. Kegiatan Sail Banda pada tahun ini akan berlangsung dari bulan April hingga bulan Agustus. Sementara persiapannya sendiri dimulai jauh sebelum itu.
Sail Banda 2010 akan mengambil tema utama “ Small Island For Our Future “ artinya pulau-pulau kecil unutk masa depan kita. Tema ini diambil karena Maluku sebagai lokasi kegiatan ini merupakan provinsi yang srtuktur geografisnya didominasi oleh pulau-pulau kecil. Sekaligus sebagai wilayah yang sangat terancam dengan isu perubahan iklim maka sangat relevan kalau diskusi difokuskan pada dampak perubahan ilkim pada pulau-pulau kecil. Suatu agenda yang menarik untuk dipahami oleh Forum Provinsi Kepulauan.
Kegiatan-kegiatan yang akan berlangsung pada Sail Banda 2010 antara lain: Rally & Yatch Race; Kejurnas Air dan
Lomba Mancing; Turnamen Selam Internasional; Arafura Games; Konferensi Internasional tentang Pulau-pulau Kecil; Konferensi Kerjasama Indonesia Australia (G to G dan P to P); Seminar Internasional tentang "Sago Rempah untuk Ketahanan Pangan; Expo Hasil Laut; Lintas Nusantara Remaja Bahari; Upacara Kemerdekaan RI di Pulau Terluar; Operasi Bhakri "Baskara SURYA JAYA"; Pertemuan antar Angkatan Laut dan kunjungan ke Pelabuhan.
Lomba Mancing pada Sail Banda 2010 kali ini merupakan lomba mancing berkelompok dengan persyaratan tiap kelompok harus mengumpulkan ikan-ikan hasil pancingnya, yang terbanyak akan menjadi pemenang dalam lomba mancing ini. Kategori lomba ini adalah internasional dan nasional.
Untuk keterangan lebih jauh mengenai kegiatan ini, rekan-rekan mancing bisa mengunjungi situs resmi Sail Banda 2010:
www.sailbanda.com dan
www.sailbanda2010.com. Sampai ketemu pada Lomba Mancing di Sail Banda 2010.

Beberapa waktu lalu sempat heboh tentang Six-Pack Trout dimana ikan mutan ini merupakan hasil kerja keras pada ilmuwan bertahun-tahun yang lalu dengan menyuntikan ratusan telur ikan Rainbow Trout dengan DNA deri species lain yang membuat telur-telur ini menetas dan menghasilkan ikan yang berotot.
Bagi industri mancing, khususnya mancing galatama, teknologi ini bisa merupakan solusi masa

depan yang dapat membawa mancing galatama lebih menarik jika para ahli bisa membuat ikan-ikan air tawar yang biasa dipertandingkan dalam
mancing galatama menjadi six-pack atau berotot besar. Ikan mutan dengan otot yang lebih besar dari ikan-ikan biasa akan memberikan perlawanan yang lebih hebat ketika tersangkut kail pemancing (strike). Ini akan memberi kepuasan tersendiri bagi para pemancing (angler).
Sayangnya dari sisi konservasi dan akan membahayakan ekosistem jika ikan-ikan transgenik atau mutan ini lepas di sungai atau danau karena akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Ikan-ikan ini akan menjadi predator yang ganas bagi perairan sekitarnya dan juga mengganggu keseimbangan bagi predatornya.