Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

DAMPAK BURUK TAYANGAN MANCING

Pagi ini seorang teman menanyakan operator mancing di Raja Ampat untuk tamunya. Kemudian teman yang lain bertanya bukankah di raja ampat daerah konservasi dan dilarang memancing. Hal ini diiyakan oleh teman yang pertama. Beliau juga mengeluh bahwa tamu yang akan kesana itu adalah pemancing lama yang masih old school banget."Buat dia mancing itu ya naikin ikan. Gak ada tuh yang namanya release, berapa sih yang diambil pemancing dibanding garong pukat, excuse-nya selalu begitu..." keluh teman yang pertama.

Effek tayangan mancing yang dishoot pada lokasi-lokasi konservasi membuat orang-orang berduit namun "tidak memiliki otak" dengan mudahnya merusak daerah konservasi tersebut.

Rusaknya terumbu karang bukan hanya akibat ikan-ikannya diambil, tapi juga karena gesekan atau ketiban jangkar (ini yang fatal dan sering), polusi (oli, bensin bocor, sampah) dll. Terumbu karang yang butuh puluhan hingga ratusan tahun, akan rusak dalam sekejab. Apalagi semakin banyaknya orang-orang berduit namun "tak punya otak" yang terinspirasi oleh tayangan-tayangan mancing yang diambil pada daerah-daerah konservasi.

Semoga tulisan ini bisa menyadarkan pihak2 yang berkepentingan terhadap pelestarian lingkungan untuk meredam napsu yang dapat merusak lingkungan.
#lirik_rumah_produksi_tayangan_mancing

MANCING KULINER

fishingBagi sebagian orang, kegiatan mancing adalah berfokus pada target untuk strike ikan besar sebanyak-banyaknya. Namun akhir-akhir ini berkembang aliran yang sedikit nyeleneh yaitu mancing kuliner, dimana para pelaku kegiatan mancing ini tidak lagi tertarik untuk mencari ikan sebanyak-banyaknya namun lebih berfokus pada bagaimana mendapatkan ikan secukupnya untuk diolah dengan keahlian masak tertentu kemudian dikonsumsi bersama-sama teman-teman mancing di atas kapal.

Umumnya para penggiat mancing kuliner ini adalah para pemancing yang sudah dewasa dalam memancing karena bukan lagi mengejar target ikan dengan quantitas dan kualitas besar, tetapi lebih kepada menikmati trip mancing sambil bersenda gurau dengan rekan-rekannya serta mengekspresikan kemampuannya mengolah ikan hasil pancingan. Mereka benar-benar menikmati trip mancing tersebut tanpa menargetkan hasil pancingan yang muluk-muluk.

Para peserta mancing kuliner ini biasanya tidak membawa peralatan mancing yang rumit dan mahal-mahal. Beberapa orang cukup membekali diri dengan gulungan kenur untuk mancing dengan teknik handline, sementara yang lain ada yang menggunakan joran sederhana untuk teknik dasaran, casting ringan dan jigging ringan dengan inchiku. Tidak lupa mereka melengkapi sabiki untuk mancing tembang. Peralatan dan perlengkapan masak biasanya mendapat porsi paling besar ketimbang mancing.

Keahlian dan kemampuan mengolah ikan dan bumbu-bumbu serta bahan makanan lain merupakan aktraksi tersendiri diatas kapal. Biasanya beberapa peserta yang bertugas memasak telah mempersiapkan menu apa yang akan dihidangkan, sementara rekan-rekan lain sibuk mancing untuk mendapatkan ikan yang bisa diolah. Setelah ikan didapatkan, mulailah sang koki dibantu asisten-asistennya memperlihatkan keahlian mengolah ikan tersebut. Hal yang menarik dari kuliner ini, ikan laut yang masih fresh rasanya akan sangat nikmat dibanding ikan yang sudah tidak segar lagi.

Apakah anda tertarik dengan mancing kuliner ini? Tidak ada salahnya didiskusikan dengan rekan-rekan mancing anda mengenai trip mancing kuliner.
Salam strike...

Ket Foto: Upload by Sigit (milis: Mancing-L)